|
Ditulis oleh Deni Cendrianto
|
|
Rabu, 01 Juli 2009 00:00 |
|
 mohon maaf bagi yang mau komentar, mohon registrasi dulu ya, caranya bisa dari menu member area atau juga bisa dari menu komunitas. cara daftar dari menu komunitas sbb: Login FB anda Buka web dengan alamat http://www.sman1batujajar.net Dibawah Member Login ada tombol "Conect with Facebook", silahkan tekan/ klik! Muncul tampilan yang akan menghubungkan komunitas SMAN 1 batujajar dengan Facebook anda, serta akan muncul tampilan Update Email Anda. Abaikan "Associate your facebook login" (untuk email akan berbeda dengan email anda, sebab itu adalah generat dari email anda. Klik "Edit profile" dari data diri sampai data Pekerjaan. kemudian Save.nb. * Silahkan anda komen bagian komunitas/ forum/jejaring sosial web ini......(saran dan kritik anda sangat diharapkan)..... Terimakasih..... Deni Cendrianto |
|
LAST_UPDATED2 |
|
Mantan Gubernur Jabar, Danny Setiawan divonis 4 tahun penjara |
|
|
|
|
Ditulis oleh Deni Cendrianto
|
|
Rabu, 01 Juli 2009 15:48 |
|
 JAKARTA,(Gala Media)- Mantan Gubernur Jabar, Danny Setiawan divonis 4 tahun penjara dengan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan penjara di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jln. H.R. Rasuna Said Jakarta Selatan, Selasa (30/6). Dalam amar putusannya, Ketua MajelisHakim, Moefri, S.H. mengatakan, terdakwa terbukti bersalah dalam kasus korupsi pengadaan alat berat dan mobil pemadam kebakaran di Provinsi Jabar yang merugikan negara hingga Rp 72 miliar.
 Selain Danny, eks Kabiro Perlengkapan Pemprov Jabar, Wahyu Kurnia dan mantan Kabiro Pengendalian Program, Ijudin Budhiyana divonis dengan hukuman dan denda yang sama.
Selain hukuman penjara, ketiganya juga diwajibkan membayar uang pengganti. Untuk Danny Setiawan sebesar Rp 2,8 miliar, dikurangi uang yang sudah dikembalikan sebesar Rp 2,5 miliar. Wahyu Kurnia Rp 1,3 miliar. Sedangkan Ijuddin Budhyana Rp 300 juta, dikurangi uang yang sudah dikembalikan. |
|
LAST_UPDATED2 |
|
Selanjutnya...
|
|
Ratusan Pegawai Honorer Sambangi Kediaman Mega |
|
|
|
|
Ditulis oleh Deni Cendrianto
|
|
Rabu, 01 Juli 2009 15:27 |
|
 JAKARTA, KOMPAS.com - Ratusan guru dan pegawai honorer menyambangi kediaman calon presiden yang diusung PDIP Megawati Soekarno Putri untuk meminta kontrak politik agar pasangan Mega - Prabowo segera mengesahkan draf Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) terbaru tentang pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tenaga honorer, bila terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden nanti. Rombongan pegawai honorer tersebut diterima Sekretaris Fraksi PDIP Ganjar Pranowo dan Fungsionaris PDIP Heri Akhmadi. "Kami meminta kontrak politik, kita berharap agar dalam 100 hari pemerintahan Mega memprioritaskan kawan-kawan ini dan mengangkat menjadi PNS. Kalau tidak berani, ya tidak usah maju menjadi capres saja," kata Perwakilan Guru dan Pegawai Honorer Surabaya Joko Surono, saat berdialog dengan Fungsionaris PDIP, di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Rabu (1/7). Ratusan pegawai honorer tersebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Jateng, Jatim, Jabar, dan Sumatera. |
|
Selanjutnya...
|
|
Ditulis oleh Deni Cendrianto
|
|
Rabu, 01 Juli 2009 15:12 |
|
 JAKARTA, KOMPAS.com — Tim peneliti dari Bandung Fe Institute, Hokky Situngkir dan Rolan Dahlan, baru saja meluncurkan sebuah buku berjudul Fisika Batik. Diluncurkan Rabu (1/7) siang tadi, peluncuran yang bertempat di Kafe FAB Toko Buku Gramedia, East Mall Grand Indonesia Shopping Town, Jakarta Pusat, tersebut dihadiri oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Prof Yohanes Surya sebagai pembicara. Di buku ini, Hokky dan Rolan berusaha memperlihatkan dengan sederhana sebuah hubungan yang erat antara fisika dan batik. Hubungan tersebut mereka dapatkan melalui riset bersama Yayasan Surya Institute. Hokky memaparkan bahwa fisika mampu mengungkapkan keindahan-keindahan yang dimiliki batik. Melalui buku ini akan terlihat jelas, sains modern dapat mendorong pemahaman mengenai filosofi dari seni batik. Acara peluncuran semakin ramai karena menarik perhatian pengunjung dan anak-anak yang tertarik akan fisika. |
|
Selanjutnya...
|
|
Bahasa Indonesia, Pilihan Bahasa di Australia |
|
|
|
|
Ditulis oleh Deni Cendrianto
|
|
Rabu, 01 Juli 2009 14:32 |
|
 KOTA MELBOURNE, KOMPAS.com - Bahasa Indonesia menjadi salah satu mata pelajaran bahasa yang ditawarkan di beberapa sekolah di Australia. Sejumlah siswa yang memilih pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah mereka bahkan tertarik juga belajar kebudayaan dan berkunjung ke Indonesia. ”Saya tertarik ingin tahu kebudayaan Indonesia. Suatu saat nanti saya berharap bisa ke Indonesia. Saya mau berenang di pantainya,” ujar Michael Winn, siswa kelas XII di Carey Baptist Grammar School Melbourne. Sayangnya, travel advice soal kunjungan ke Indonesia membuat keinginan siswa Australia untuk belajar Bahasa Indonesia di negeri asalnya itu belum kunjung terlaksana. Keinginan untuk bisa mengajak siswa SMP-SMA di Ferny Grove State School di Brisbane, Queensland, belajar langsung dari penutur asli di Indonesia memang hingga saat ini belum terwujud. Namun, pengajar Bahasa Indonesia di sekolah itu tak kehilangan akal. Tak bisa ke Indonesia, akhirnya sejumlah siswa yang memilih belajar bahasa Indonesia pun diajak ke Malaysia untuk belajar bahasa dan kebudayaan Melayu. Kesempatan itu dimanfaatkan sebagai ajang untuk mempraktikkan kemampuan berbahasa Indonesia yang dialeknya hampir mirip dengan bahasa Melayu yang dipercakapkan di Malaysia. |
|
LAST_UPDATED2 |
|
Selanjutnya...
|
|
|